Medan, kedannews.com– Sri Mulyani seorang wanita lanjut usia (Lansia) terlihat menangis saat menyampaikan aspirasi dalam kegiatan Reses Anggota DPRD Medan Fraksi PDI Perjuangan yang berlangsung di Jalan Perwira 2 No. 6 Lingkungan 18, Kelurahan Brayan Bengkel Lama, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (09/12/23).
Dihadapan Wong didampingi oleh Kasi Trantib Kecamatan Medan Timur, Gunung, Sekretaris Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Lama, Herlina Yusri, Perwakilan Disdukcapil Kota Medan, Faisal A Matondang, Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Sri Ningsih dan dr Nunung, Perwakilan Dinas Pendidikan Kota Medan, Tolson Hutasoit, dan Perwakilan DLH Medan, Abdul Halim, bahwa dirinya tidak pernah mendapatkan bantuan PKH, padahal dirinya tidak mampu.
Selain Sri Mulyani, Sumiati mengeluhkan kenapa dirinya tidak masuk dalam Program bedah rumah dari Pemko Medan, terlebih kondisi rumahnya tidak layak huni, dimana ketiadaaan memiliki dana namun sampai saat ini belum mendapatkan perhatian.
Manutur Sihombing, bahwa anaknya memegang KIP, dimana saat ini tengah kuliah di USU. Dari informasi yang diterima kalau anak pemegang KIP selain gratis biaya kuliah akan tetapi juga mendapatkan uang saku. Namun sampai saat ini itu belum mendapatkannya.












