Sementara itu, Ria juga mengeluhkan soal KIP untuk anaknya yang masih SMP, dan karena kondisi perekonomian tidak stabil ia sangat berharap bisa mendapatkan bantuan. Dan ia pun bermohon mendapatkan bantuan dari Pemko Medan.
Sementara itu Rahimah juga mengeluhkan lampu penerangan jalan, ia mengatakan bahwa sudah berbulan-bulan lampunya padam.
Masih soal tentang kelistrikan, Hotlin warga Jalan Cemara kompleks Asrama No.13, bahwa ada tiang listrik yang posisi sudah miring, khawatir tiang tersebut roboh menimpa rumahnya.
Setelah mendengar itu, Wong meminta agar Kepling, Kelurahan dan Kecamatan Medan Timur agar memperhatikan yang disampaikan warga.
Artinya kan ada keluhan seperti Sri Mulyani dan sejumlah warga mewakili ratusan orang hadir dalam menyampai aspirasinya ini tampak belum adanya koordinasi dan kolaborasi antara pihak Dinas Sosial Kota Medan dengan unsur Kecamatan Medan Timur hingga jajaran dibawahnya seperti kelurahan dan kepala lingkungan.
Nah begitu juga soal KIP untuk anak perkuliahan ada informasi dapat uang saku dan ada yang juga tidak. Nah ini bisa dicarikan solusi dimana tentunya dinas pendidikan untuk membantu untuk mencarikan informasi.












