Berita Utama

UNIVA Medan Resmi Punya Rektor Baru, Ketua Umum PB Al Washliyah: “Mainlah 90 Menit, Jangan Jadi Cadangan!”

84
×

UNIVA Medan Resmi Punya Rektor Baru, Ketua Umum PB Al Washliyah: “Mainlah 90 Menit, Jangan Jadi Cadangan!”

Sebarkan artikel ini
Rektor UNIVA Medan terpilih periode 2025–2029, Prof. Dr. H. Saiful Akhyar Lubis, MA, saat resmi dilantik oleh Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah, Dr. KH. Masyhuril Khamis, SH, MM, dalam suasana khidmat di Aula Hotel Madani, Kota Medan, Selasa pagi, 1 Juli 2025. (pelitaharian.id/Foto: Arya).
Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah, Dr. KH. Masyhuril Khamis, SH, MM saat memberi sambutan pada pelantikan Pelantikan Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan Beserta Jajaran Biro Rektor, Prodi dan UPT di Lingkungan Universitas Al Washliyah Medan Periode 2025-2029 di Aula Hotel Madani Kota Medan, Selasa (1/7/2025). (pelitaharian.id/Foto: Arya).

Selanjutnya, Ketua Umum PB Al Washliyah, Kiai Masyhuril, memberikan pidato penuh makna:
Kalian adalah pemain inti, bukan cadangan. Mainlah 90 menit penuh dengan semangat dan tanggung jawab!” katanya lantang, disambut tepuk tangan hadirin.

Ia mengajak seluruh pejabat baru UNIVA untuk meningkatkan kinerja, kapasitas akademik, serta integritas pribadi dengan meneladani sifat Rasulullah: siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah.

Kalau kamu berteduh di bawah pohon rindang, jangan lupakan siapa yang menanam pohon itu,” tutur Kiai Masyhuril, mengutip Buya Hamka dalam gaya puitis yang membekas di hati.

Pada kesempatan itu, Koordinator Kopertais Wilayah IX, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., yang juga Rektor UINSU menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Dr. Saiful Akhyar Lubis, MA, yang dilantik sebagai Rektor UNIVA Medan periode 2025–2029. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini telah sesuai prosedur, dan kini Prof. Saiful dapat fokus membangun UNIVA secara total.

Dalam sambutannya, Prof. Nurhayati menekankan pentingnya membangun tim yang solid dan inklusif demi kemajuan kampus. Ia mengingatkan agar seluruh civitas akademika menanggalkan ego sektoral dan bersatu dalam visi besar menjadikan UNIVA kampus unggul.

“Hilangkan pola pikir ‘ini orang aku, ini bukan orang aku’. Kalau ingin maju, semua harus bekerja sebagai satu tim,” tegasnya.

Ia juga menyoroti urgensi mendaftar akreditasi sebelum regulasi baru diterapkan. Untuk itu, ia mendorong pembentukan tim akreditasi yang fokus, terutama di bawah koordinasi Wakil Rektor I.

Di akhir sambutannya, Prof. Nurhayati mengingatkan bahwa pelayanan terhadap mahasiswa adalah prioritas utama.

“Kita ada karena mahasiswa. Jika mereka tak terlayani, maka kampus kehilangan jantungnya,” tutupnya.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *