Politik & Pemerintahan

Wakil Wali Kota Medan Tinjau Kolam Retensi Martubung, Tiga Pompa Disiapkan Atasi Genangan

10
×

Wakil Wali Kota Medan Tinjau Kolam Retensi Martubung, Tiga Pompa Disiapkan Atasi Genangan

Sebarkan artikel ini

Tambahan pompa berkapasitas 500 liter per detik di kolam retensi Martubung diharapkan mampu mempercepat penanganan genangan air di tujuh lingkungan perumahan.

Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap meninjau kolam retensi Martubung untuk memastikan pompa baru beroperasi dengan baik, Kamis (25/9/2025). (pelitaharian.id/Foto: Istimewa).

Medan, pelitaharian.id – Menanggapi laporan warga terkait genangan air saat hujan deras di kawasan Martubung, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap meninjau kolam retensi Martubung, Kamis (25/9/2025).

Dalam peninjauan tersebut, Zakiyuddin memastikan pompa baru yang dipasang di kolam retensi berfungsi optimal. Upaya ini dilakukan agar keluhan warga mengenai genangan air dapat segera ditangani.

“Kita ke sini karena ada laporan masyarakat yang mengeluhkan genangan air sampai ke dengkul, apalagi di musim hujan seperti sekarang. Padahal, setahu saya di sini ada kolam retensi Martubung,” ujar Zakiyuddin.

Ia menjelaskan, pompa baru tersebut dirancang untuk menyedot air lebih cepat dan dialirkan ke kolam utama, sehingga genangan air di permukiman warga bisa berkurang.
“Kalau ada air tergenang di titik yang dikeluhkan, pompa akan langsung menyedot dan menyalurkannya ke kolam pertama. Mudah-mudahan genangan air di wilayah perumahan Martubung dapat teratasi,” tambahnya.

Zakiyuddin juga menuturkan bahwa setidaknya ada tujuh lingkungan di perumahan Martubung yang kerap terdampak genangan saat hujan deras. Kondisi geografis wilayah yang menyerupai kuali membuat air mudah berkumpul di titik rendah.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan, menyampaikan bahwa kapasitas penanganan kolam retensi semakin meningkat dengan hadirnya pompa baru berkapasitas 500 liter per detik. Pompa ini melengkapi dua pompa sebelumnya yang masing-masing berkapasitas 125 liter per detik.

“Dengan adanya tambahan pompa, kita harapkan penanganan genangan lebih cepat, khususnya di blok 8 dan blok 4 Martubung. Tadi sudah kita uji coba, hasilnya penurunan air mencapai dua sentimeter dalam satu menit. Itu artinya, pompa ketiga ini cukup efektif,” jelas Gibson.

Pemerintah Kota Medan berharap penambahan sarana di kolam retensi Martubung dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi genangan air yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *