“Kalau kita ada di belakang UMKM, kita bisa menciptakan panduan. Misalnya, di mana tempat berjualan yang ramai atau bagaimana cara mengelola keuangan mereka. Artinya, Pemko Medan dan perbankan bisa berperan sebagai pembimbing bagi UMKM agar mereka bisa bertahan dan berkembang,” tambahnya.
Siapkan Bantuan Permodalan Hingga Gerobak Usaha
Guna merealisasikan program ini, Rico Waas didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Ferry Ichsan dan Kadis Kominfo Arrahman Pane akan melanjutkan pembahasan dengan Bank Sumut. Mereka akan merancang skema bantuan yang akan diberikan kepada pelaku UMKM, termasuk bantuan modal, fasilitas gerobak usaha untuk kuliner, serta alat-alat lain sesuai bidang usaha mereka.
“Biasanya UMKM membutuhkan permodalan, terutama di sektor kuliner. Bisa berupa gerobak atau modal harian untuk kebutuhan hingga satu bulan ke depan. Kita juga akan siapkan skema pengembalian modal agar usaha mereka tetap berjalan lancar,” jelas Rico Waas.
Dengan adanya labelisasi dan dukungan permodalan yang kuat, Rico berharap UMKM di Kota Medan bisa berkembang pesat. Ia juga ingin mengubah mindset masyarakat agar lebih percaya terhadap produk-produk UMKM yang telah mendapatkan dukungan resmi dari Pemko Medan dan Bank Sumut.












