Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Ketua DPRD Hasyim SE, para wakil ketua dan anggota dewan, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan serta camat se-Kota Medan hadir dalam rapat paripurna tersebut.
Menantu Presiden RI Joko Widodo ini selanjutnya menuturkan, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Medan tahun 2023 sebesar 5,04%. Hal Ini, ungkapnya, menunjukkan perkembangan yang baik dibandingkan pertumbuhan ekonomi tahun 2022 sebesar 4,71%.
“Gambaran tingkat ketimpangan pendapatan secara menyeluruh di Medan tahun 2023 yang bisa dilihat dari besaran indikator Indeks Gini (Gini Rasio) menunjukkan perbaikan. Di tahun 2023, jelasnya, Indeks Gini mencapai 0,373%, turun 0,26% dibandingkan Tahun 2022,” terangnya.
Dalam melakukan penanganan kemiskinan, kata Bobby Nasution, harus dilakukan secara terpadu dan melibatkan unsur pemerintah baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, maupun Pemerintah Kabupaten/Kota sekitar.
“Pemko Medan terus berupaya menangani kemiskinan antara lain melalui program Universal Health Coverage (UHC) yang capaiannya 98,28%, Jaminan Kesehatan Medan Berkah sebanyak 33.122 jiwa. Selain itu Pemko Medan juga melaksanakan Program Bapak Asuh Anak Stunting. Bahkan, angka stunting Medan tahun 2023 sebanyak 251 balita turun sebanyak 299 balita dari tahun 2022,” pungkasnya.












