Penguatan Layanan Digital dan Kesejahteraan Aparatur
Selain sektor pelayanan dasar, Pemko Medan juga menyoroti peningkatan kesejahteraan aparatur pemerintah untuk mendukung budaya kerja yang profesional, responsif, dan bebas pungutan liar.
Rico menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat sistem digitalisasi layanan publik, khususnya dalam bidang kependudukan dan perizinan, agar lebih efisien dan transparan. Di sisi lain, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menjadi fokus agar hasilnya dapat kembali kepada masyarakat melalui layanan publik dan infrastruktur yang lebih baik.
Apresiasi terhadap DPRD Medan
Menutup tanggapannya, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD Medan yang telah memberikan masukan konstruktif terhadap rancangan APBD 2026.
“Seluruh saran dan kritik fraksi akan menjadi bahan penting dalam pembahasan lanjutan APBD 2026 demi mewujudkan pelayanan yang inklusif dan berkeadilan,” ujarnya.
Rapat paripurna tersebut menandai langkah awal Pemko Medan dalam memperkuat sinergi eksekutif dan legislatif untuk menghadirkan kebijakan anggaran yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.












