Medan, pelitaharian.id – Guntur Syahputra, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Medan Denai, baru-baru ini menerima pujian tinggi dari para Alim Ulama di Kota Medan. Pujian ini diberikan dalam acara resmi penandatanganan Surat Pernyataan Pelepasan Penguasaan Tanah yang berlangsung di Masjid An Najah, Jalan Manunggal Baru, Kampung Pemuda Pancasila (KPP), Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai pada Rabu.Malam, 4 September 2024.

Dalam acara tersebut, seorang Alim Ulama memuji Guntur Syahputra dengan membandingkannya dengan Umar Bin Khatab. “Ketua Guntur Syahputra bagi kami seperti Umar Bin Khatab pada jaman Rasulullah. Seperti Umar Bin Khatab yang memperkuat Rasulullah, begitu juga Guntur Syahputra memperkuat komunitas kami,” ungkap Alim Ulama yang juga bagian dari Fosil BKMI.
Penandatanganan surat tersebut menandai pelepasan hak atas tanah seluas 3 hektar yang terletak di Jalan Merdeka dan/atau Jalan Jermal XV Ujung, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Tanah ini akan dibagi menjadi dua bagian: 2.5 hektar untuk kuburan Islam dan 0.5 hektar untuk kuburan Kristen. Tanah ini akan diperuntukkan bagi masyarakat Kecamatan Medan Denai dan sekitarnya.
Dalam perjanjian yang diteken, Guntur Syahputra sebagai PIHAK PERTAMA melepaskan semua hak dan kewenangan atas tanah tersebut kepada H. Jonidi dari Forum Silaturahim Badan Kemakmuran Masjid Indonesia (BKMI) Kecamatan Medan Denai sebagai PIHAK KEDUA. Penyerahan ini disaksikan oleh beberapa tokoh dari kedua belah pihak.
H. Jonidi, Ketua FOSIL BKMI Medan Denai, menyatakan kegembiraannya usai acara. “Kami sangat bersyukur atas penerimaan tanah wakaf seluas 3 hektar ini. Tanah ini akan sangat membantu dalam menyediakan tempat pemakaman untuk warga Kecamatan Medan Denai yang selama ini mengalami kesulitan,” ujar Jonidi.
Ia juga menjelaskan bahwa tanah ini adalah jawaban atas keluhan mengenai kekurangan tanah perkuburan. Jonidi menambahkan bahwa forum khusus akan dibentuk untuk mengelola tanah ini, agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
Suryanto, yang mewakili Ketua PAC PP Medan Denai, Guntur Syahputra, menyampaikan rasa terima kasih dan harapan agar tanah ini dikelola dengan baik. “Kami berharap tanah wakaf ini akan bermanfaat bagi masyarakat Kecamatan Medan Denai dan dapat memberikan solusi atas kekurangan tempat pemakaman yang ada saat ini.”
Acara tersebut ditutup dengan rencana untuk mengundang seluruh STM dan BKM di Kecamatan Medan Denai pada 8 September 2024 guna membahas pengelolaan tanah wakaf lebih lanjut.












