MEDAN, pelitaharian.id – Pemerintah Kota Medan kembali menghadirkan Ramadan Fair 2026 sebagai ruang interaksi sosial sekaligus penguatan ekonomi masyarakat selama bulan suci. Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin ini dinilai efektif dalam menggerakkan sektor UMKM dan mempererat kebersamaan warga.
Pelaksanaan Ramadan Fair tahun ini berlangsung selama 20 hari, mulai 25 Februari hingga 16 Maret 2026, dengan melibatkan 150 pelaku UMKM yang telah melalui tahap seleksi oleh Pemko Medan. Kurasi tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas produk yang dipasarkan kepada pengunjung.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menilai keberadaan Ramadan Fair tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi telah menjadi ciri khas kota yang melekat di tengah masyarakat selama lebih dari dua dekade.
“Ramadan Fair ini sudah menjadi bagian dari identitas Kota Medan. Setiap tahun selalu dipadati pengunjung karena menjadi tempat berkumpul keluarga dan masyarakat, baik menjelang berbuka puasa maupun setelah salat tarawih,” ujar Rico Waas saat wawancara live bersama Kompas TV di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (2/3/2026).













