Politik

Aktivis 98 Sebut Prabowo Diam saat Difitnah Karena Tidak Ingin Indonesia Terpecah

34
×

Aktivis 98 Sebut Prabowo Diam saat Difitnah Karena Tidak Ingin Indonesia Terpecah

Sebarkan artikel ini
Muhammad Ikhyar Velayati. (kedannews.com/istimewa)

Medan, kedannews.comSemenjak Prabowo-Gibran mendeklarasikan diri sebagai pasangan Capres-Cawapres pada pilpres 2024, bertubi tubi serangan ditujukan kepada pasangan yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju.

Prabowo pernah dituduh mencekik dan menampar salah seorang wakil menteri yang akhirnya di klarifikasi oleh yang bersangkutan tidak benar, dituduh gagal dalam program food estate, diberitakan stroke serta tuduhan pelanggar HAM yang datang setiap 5 tahun sekali.

Kemudian Cawapres Gibran Rakabuming juga tidak luput dari hujatan dari pesaingnya, di beritakan ijazahnya palsu mirip seperti yang pernah di arahkan ke Jokowi saat pilpres 2019 dan yang terbaru para Buzzer memviralkan salah ucapan Gibran tentang asam folat menjadi asam sulfat.

Aktivis 98 Muhammad Ikhyar Velayati menilai Capres-Cawapres Prabowo-Gibran tidak merespon serangan yang massif tersebut agar tidak terjadi perpecahan sesama anak bangsa hanya karena pilpres.

“Kenapa Capres-Cawapres Prabowo-Gibran hanya diam dan tidak menyerang balik ketika di fitnah lawan politiknya, karena Prabowo seorang patriot dan kesatria, beliau tidak ingin bangsa ini saling bermusuhan dan terpecah belah hanya karena pilpres, justru sikap diam dan mengalah tersebut mendapat apresiasi dan simpati dari masyarakat, khususnya generasi milenial dan Gen Z,” kata Ikhyar dalam rilis tertulisnya, Minggu (10/12).

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *