Disebutkan lagi tujuan pembangunan kolumbarium ini sebagai tempat penyimpanan abu umat Budha Maitreya ketika suatu saat meninggal dunia. “Salam dunia satu keluarga, hari ini kita menjadi saksi pembangunan Pemancangan Tiang pertama pembangunan kolumbarium yang penuh kemuliaan bagi para leluhur,”terangnya.
Ketua Wilayah IV Mapanbumi, Maha Pdt. Anna Monita, S.Pd.B pada sambutannya menjelaskan tujuan dari pemancangan tiang pertama pembangunan kolumbarium menandakan pembangunan akan segera dimulai. Disebut lagi, Mapanbumi sudah mendirikan 33 rumah ibadah di 33 kabupaten kota di provinsi Sumatera Utara. Selain itu untuk pendidikan juta sudah membangun sekolah umat Budha Maitreya baik formal dan non formal.
Anna Monita mengatakan, Mapanbumi melalui Taman Abadi Maitreya merasa perlu kiranya membangun Kolumbarium (rumah abu) dengan konsep alam yang sehat dan sirkulasi udara yang ASRI dan memadai.
” Ditempat ini nantinya juga akan diisi audio musik yang modernisasi sehingga setiap yang datang ketempat ini merasakan suasana yang indah, sejuk dengan suara suara musik rohani sehingga menghilangkan kesan angker ditempat ini. Dengan luas 18 hektar, pembangunan Kolumbarium ini diharapkan secara bertahap dapat selesai,”sebutnya.












