Terakhir Pembimas Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sumatera Utara itu berpesan agar pembangunan Kolumbarium tidak jalan ditempat sehingga keberadaannya dapat terus bermanfaat dan digunakan oleh umat Budha khususnya umat Budha Maitreya di seluruh Sumatera Utara.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penyiraman pasir menggunakan skop oleh para tokoh dari lembaga umat Budha, tokoh agama, Forkopimda, aparatur desa dan kecamatan ke tiang pemancangan pembangunan Kolumbarium (Rumah Abu).
Acara tersebut juga dihadiri antara lain, Pembimas Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sumatera Utara, Dr. Budi Sulistiyo, S.Ag., M.Pd.B., M.H, Ketua Wilayah IV Mapanbumi, Ibu Maha Pdt. Anna Monita, S.Pd.B, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Ibu Hj. Anita Lubis, M.IP, Ketua Walubi Prov. Sumatera Utara, Bpk. Brilian Moktar SE, Camat Pancurbatu diwakili sekretaris Camat, Rudi Harmoko S.Sos, Kapolsek Pancurbatu, Bpk. Kompol Noorman Haryanto Hasudungan, SIK., MIK, Danramil 0201-14/Pancurbatu, Kapten Arh Henry J Nainggolan, Kacabjari Lubuk Pakam di Pancurbatu, Yus Iman Mawardin Harefa, SH., MH, perwakilan Kepala Desa Bintang Meriah, Penasehat Yayasan Sosial Taman Abadi Maitreya, Ali Jhonsen SH, Romo/Ibu Pandita, Anggota Pembina, Pengurus dan Pengawas Yayasan Sosial Taman Abadi Maitreya, segenap donatur, undangan dan umat Buddha yang berbahagia, Ketua Panitia, Koa Sun Hock, wakil ketua panitia, Husein dan para tamu undangan lainnya.












