Medan, pelitaharian.id – Warga Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan keluhkan minimnya pelayanan publik di daerah tersebut. Warga menuding pemerintah maupun pihak swasta BUMN dan BUMD sangat minim perhatian soal pelayanan publik apalagi masalah peningkatan pembangunan.
Hal itu diakui, Ketua Komisi IV DPRD Medan Haris Kelana Damanik ST MH, kepada wartawan, Sabtu (13/1/2023).
Haris membenarkan minimnya perhatian pemerintah soal peningkatan pelayanan publik di Medan Labuhan dan mengaku telah banyak menerima keluhan itu dari konstituennya.
Seperti kata Haris Damanik yang juga Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan itu, pelayanan publik seperti galeri Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Sumut dan Bank BRI sangat sulit didapati di Pekan Labuhan.
“Kita gak habis pikir, layanan seperti itu saja sulit di jangkau warga. Begitu juga dengan minimnya pelayanan publik lainya,” ujar Haris.
Terkait hal itu, Haris Kelana Damanik ST MH yang saat ini Caleg DPRD Medan dari Partai Gerindra No Urut 2 dapil II meliputi Kecamatan ( Medan Marelan, Medan Belawan dan Medan Labuhan) minta pihak Bank supaya memperbanyak unit layanan ATM. Sehingga masyarakat dapat mudah mendapat jangkauan guna memperlancar transaksi perekonomian.












