Medan, pelitaharian.id – Suhu politik di Sumatera Utara mulai meningkat seiring dengan pencabutan nomor urut untuk Pilgub Sumut 2024 yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut. Dalam Rapat Pleno Terbuka yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Medan pada Senin Malam 23 September 2024, pasangan Bobby Nasution-Surya berhasil memperoleh nomor urut 1, sementara pasangan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala mendapatkan nomor urut 2.
“Hari ini, kita melakukan rangkaian selanjutnya dengan melakukan rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut dalam Pemilihan Tahun 2024,” ujar Ketua KPU Sumut, Agus Arifin, yang memimpin jalannya pleno tersebut.
Agus menambahkan bahwa hasil pengundian ini akan dituangkan dalam berita acara resmi KPU. “Nomor urut 1, Bobby Nasution-Surya, dan nomor urut 2, Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala,” jelasnya dengan suara tegas.
Dalam pemilihan ini, Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala diusung oleh koalisi partai besar, yakni PDI Perjuangan, Partai Gelora, Hanura, Partai Ummat, serta Partai Kebangkitan Nusantara (PKN). Mereka mengandalkan dukungan dari perolehan 1.820.883 suara sah DPRD Sumut pada Pemilu 2024.
Di sisi lain, pasangan Bobby Nasution-Surya mendapat dukungan lebih luas dari partai koalisi besar yang mencakup Gerindra, Golkar, NasDem, PKS, PKB, Demokrat, PAN, PPP, Perindo, dan PSI. Jumlah perolehan suara sah dari koalisi ini mencapai 5.493.530 suara sah di DPRD Provinsi Sumut.
Dengan nomor urut resmi yang telah ditetapkan, persaingan antara dua pasangan kandidat ini diperkirakan akan semakin sengit. Masing-masing tim kampanye kini sedang bersiap menggalang dukungan di berbagai daerah untuk merebut hati rakyat Sumatera Utara.












