Sementara itu keluhan Ibu Iyun (58) warga Blok 10 Lingkungan 6, meminta agar lokasi pemakaman di lingkungan mereka bisa dipugar kembali. “Saat ini lokasi pemakaman umum butuh tanah timbun untuk pembenahan. Sebab, pada saat banjir besar kemarin ada beberapa titik tanah pemakaman mengalami abrasi dan amblas. Untuk itu, kami minta kepada Ibu Dewan untuk menjembatani hal tersebut,” ucapnya.
Menanggapai hal ini, Siti Suciati berjanji akan segera menindak lanjuti saran dan permintaan dari masyarakat tersebut. “Kita akan meminta Dinas Kebersihan mengatasi permasalahan tersebut dengan cara menyediakan bak sampah diligkungan VI ini,” jelasnya.
Sedangkan masalah lokasi pakaman umum, sambung Politisi Partai Gerindra Kota Medan ini, dirinya akan segera berkordinasi dengan pihak terkait. “Kita akan mencari solusi yang terbaik buat tempat pemakaman umum yang tanahnya terkikis saat banjir kemarin. Secepatnya akan kita jembatani hal ini dengan pihak yang terkait,” terangnya.
Pantauan wartawan, setiap Siti Suciati berjalan dari satu rumah kerah warga lainnya. Antusiasme masyarakat begitu tinggi ingin bertatap muka langsung anggota dewan ini. Namun, untuk memetuhi prokes Covid-19, terpaksa kerumunan masyarakat yang ingin bersalaman dengan Siti Suciati di batasi.












