“Tentunya, hasil survei ini dapat menjadi masukan dan pertimbangan bagi kami dalam menyusun strategi untuk lebih meningkatkan kinerja serta melahirkan berbagai inovasi,” sebut Arrahman seraya berharap Indeks PIKP Medan tahun ini lebih baik daripada tahun sebelumnya.
Sebelum ke lapangan, tim survei lebih dulu berkoordinasi dengan Dinas Kominfo Medan. Selanjutnya tim mendatangi seluruh kantor lurah yang menjadi lokus untuk mengambil data kependudukan sebagai referensi menentukan calon responden dari setiap kelurahan. Setelah menentukan responden, tim melakukan wawancara dan pengisian kuisioner secara bergantian di setiap lingkungan terpilih.
Dari empat kecamatan yang termasuk lokus survei di Medan, ada lima kelurahan yang menjadi sample. Kelimanya adalah Kelurahan Kwala Bekala Medan Johor, Kelurahan Tegal Sari Mandala 1 Medan Denai, Kelurahan Pasar Merah Barat dan Kelurahan Sei Rengas 1 Medan Kota, Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia.
Tim survei menilai kelima wilayah kelurahan representatif dijadikan lokus penelitian karena masyarakatnya heterogen dan berlatar belakang profesi beragam. Lokus ini juga menggambarkan karakteristik umum masyarakat Medan, baik dari latar belakang pekerjaan, tingkat pendidikan, demografi, dan lainnya.












