Berita Utama

Godfried Effendi Lubis Serap Aspirasi Warga dalam Sosperda Kemiskinan, Keluhan BPJS dan PKH Mengemuka

×

Godfried Effendi Lubis Serap Aspirasi Warga dalam Sosperda Kemiskinan, Keluhan BPJS dan PKH Mengemuka

Sebarkan artikel ini

Ratusan warga di Kelurahan Teladan Barat memanfaatkan Sosperda Nomor 5 Tahun 2015 untuk menyampaikan persoalan bantuan sosial, layanan kesehatan hingga kesejahteraan guru swasta.

Godfried Effendi Lubis menyampaikan materi Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Lapangan SGO Jalan Keliling Stadion Teladan, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (9/5/2026). (kedannews.co.id/Foto: Ist). 2. Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PSI, Godfried Effendi Lubis memberikan penjelasan kepada warga saat kegiatan Sosperda Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di kawasan Stadion Teladan, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (9/5/2026). (kedannews.co.id/Foto: Ist). 3. Godfried Effendi Lubis memaparkan program penanggulangan kemiskinan dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah di Lapangan SGO Jalan Keliling Stadion Teladan, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (9/5/2026). (kedannews.co.id/Foto: Ist). 4. Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PSI, Godfried Effendi Lubis berdialog dengan warga saat pelaksanaan Sosperda Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (9/5/2026). (Pelitaharian.id/Foto: Ist).

Warga tersebut mengaku telah beberapa kali membantu masyarakat kurang mampu memperoleh layanan kesehatan gratis melalui program UHC.

“Kalau memang ada pendampingan, UHC benar-benar bisa membantu masyarakat tanpa biaya,” katanya.

Godfried Sebut Penanggulangan Kemiskinan Sangat Kompleks

Usai acara, Godfried Effendi Lubis menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan merupakan persoalan yang sangat kompleks karena berkaitan dengan banyak sektor.

Ia berharap kuota PKH Medan Makmur untuk lansia dan disabilitas dapat ditingkatkan, termasuk penambahan anggaran dari Rp24 miliar menjadi Rp50 miliar.

Selain itu, ia juga menyoroti kesejahteraan guru swasta yang menurutnya masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Banyak guru swasta yang honornya masih di bawah UMR. Kita harapkan pemerintah bisa membantu agar kesejahteraan mereka meningkat,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, warga menerima souvenir sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran dan partisipasi mereka dalam Sosperda tersebut.

Godfried juga mengaku telah membantu sejumlah mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan pendidikan tinggi melalui bantuan pengurusan ke dinas terkait.

Sumpah Pemuda Pemko Medan