“Orang tua diminta mengawasi anak dan anggota keluarga. Juga pihak sekolah meningkatkan disiplin bagi siswa dengan pemeriksaan rutin kerap membawa sajam dalam tas sekolah,” imbuhnya.
Sedangkan pemetaan terhadap usaha botot dinilai penting. Karena usaha barang bekas kerap menampung barang curian.
“Nanti kita sosialisasikan kepada pemilik botot agar jangan sampai menampung barang yang tidak jelas asal usulnya,” tandas Teddy seraya menyebut hal itu harus dilakukan mengingat maraknya tindak pencurian.
Begitu juga dengan meningkatnya tindak pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Polisi terus mengejar pelaku berikut melakukan pemetaan terhadap penampung barang curian.
Bagi pemilik kendaraan roda dua diimbau menambah kunci pengaman berupa gembok dan rantai saat parkir baik di rumah maupun tempat umum.
Dalam pertemuan ini, Ketua Komisi I DPRD Medan Robi Barus mengatakan dukungan penuh terhadap kinerja polisi dan harapannya terus meningkatkan suasana nyaman, aman dan kondusif di Kota Medan.
Ditambahkan Robi, apalagi menjelang pesta demokrasi Pemilu 14 Februari 2024, kiranya seluruh rakyat Indonesia dapat riang gembira karena situasi yang kondusif dan Pemilu berjalan sukses.












