Medan, pelitaharian.id – Tim Advokasi Hukum Pasti Bobby Sumut kembali menunjukkan komitmennya dalam membela masyarakat yang membutuhkan. Pada Rabu, (23/10/2024), Ketua Tim Advokasi Hukum Pasti Bobby Sumut, Dr. Muhammad Sa’i Rangkuti, SH., MH., bersama anggota timnya, Azmy Azhar Saragih, SH, mendatangi Polsek Sunggal untuk berkoordinasi mengenai perkembangan kasus penganiayaan yang dialami Sutrisno, mantan Kepala Dusun (Kadus) Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang. Sutrisno, yang pernah menjadi korban pembacokan oleh DS, seorang pengusaha ban, melaporkan kejadian ini di Polsek Sunggal dengan nomor laporan STTLP/B/381/11/2024/SPKT/Polsek Sunggal/Polrestabes Medan/Poldasu.
“Kami hadir di sini untuk memastikan kasus ini berjalan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Kami mengapresiasi sambutan dari pihak kepolisian dan akan terus memantau agar proses ini berjalan adil,” ujar Dr. Muhammad Sa’i Rangkuti.
Kronologi Kasus: Mantan Kadus Diserang Hingga Luka
Kasus bermula pada Maret 2024, ketika Sutrisno, yang akrab disapa Pak Tekno, melintas di depan rumah DS sambil membawa kereta sorong. Sutrisno hampir saja bertabrakan dengan DS. Bukannya meminta maaf, DS malah menunjukkan kemarahan dan kemudian melempar batu ke arah Sutrisno sebelum akhirnya menyerang dengan parang. “Saya dibacok hingga kepala saya terluka parah,” ungkap Sutrisno, masih mengingat jelas kejadian yang traumatis tersebut.













