Ia menegaskan, kolaborasi yang dirancang ke depan diharapkan tidak hanya terbatas pada layanan perbankan, tetapi juga menyasar program pemberdayaan masyarakat secara langsung. Menurutnya, peningkatan kapasitas pelaku UMKM menjadi kunci dalam memperkuat daya saing usaha lokal.
Sejumlah skema kerja sama yang berpotensi dikembangkan antara lain pelatihan rutin bagi pelaku usaha, pendampingan bisnis, hingga dukungan program stimulasi ekonomi. Langkah ini dinilai penting untuk mendorong UMKM agar lebih berkembang dan berkelanjutan.
Selain sektor ekonomi, Pemko Medan juga membuka peluang kerja sama dalam penyelenggaraan kegiatan berskala besar yang berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat, seperti event olahraga maupun kegiatan publik lainnya.
“Kota Medan siap mendukung jika diselenggarakan kegiatan seperti marathon atau event besar lainnya. Jika ada rencana seperti BTN Run atau event lain, mari kita bicarakan bersama. Pemko Medan siap mendukung,” katanya.
Di sisi lain, Andhika menyampaikan bahwa kunjungannya ke Pemko Medan merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkenalkan diri sebagai pimpinan wilayah BTN di Sumatera.












