Berita Utama

KPK Jerat Bupati Bekasi dan Dua Pihak Lain dalam Dugaan Suap Ijon Proyek

×

KPK Jerat Bupati Bekasi dan Dua Pihak Lain dalam Dugaan Suap Ijon Proyek

Sebarkan artikel ini

Uang Rp200 Juta Diamankan saat OTT, Dugaan Total Aliran Dana Capai Rp14,2 Miliar

Suasana konferensi pers Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengumumkan penetapan tiga tersangka dalam kasus dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jakarta, Sabtu (20/12/2025). (pelitaharian.id/Foto; Youtube KPK saat konferensi pers).

“Hasil komunikasi tersebut, dalam rentang satu tahun terakhir sejak Desember 2024 sampai dengan Desember 2025, ADK rutin meminta ijon paket proyek kepada SRJ melalui perantara saudara HMK dan pihak lainnya,” kata Asep.

Menurut KPK, meskipun proyek-proyek tersebut belum tersedia, ADK diduga telah menjanjikan sejumlah proyek infrastruktur yang akan dikerjakan pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya.

KPK mencatat, total dugaan ijon proyek yang diberikan SRJ kepada ADK dan HMK mencapai Rp9,5 miliar dan diserahkan dalam empat tahap. Selain itu, sepanjang 2025, ADK juga diduga menerima aliran dana lain dari sejumlah pihak dengan total Rp4,7 miliar.

Dalam OTT, KPK turut mengamankan uang tunai Rp200 juta dari rumah ADK yang disebut sebagai sisa setoran ijon proyek tahap keempat dari SRJ.

Atas perbuatannya, ADK, HMK, dan SRJ ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan selama 20 hari pertama, terhitung sejak 20 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026, di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih.

ADK dan HMK dijerat Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 dan Pasal 12B UU Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sementara SRJ disangkakan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sumpah Pemuda Pemko Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *