MEDAN – pelitaharian.id | Suasana masih menunjukkan pukul 09.00 WIB, Antonius Tumanggor bersama tim langsung bergerak menuju Jalan Maruto untuk melihat perbaikan drainase yang sedang proses pengerjaan. Ketika bercerita dengan para pekerja, Antonius Tumanggor dihampiri oleh seorang warga lingkungan 5, Gang Maruto bernama Abdul Basar (60) dan istrinya Wagini.
Kepada wakil rakyat dari Dapil 1 Kota Medan ini, Basar yang memiliki 5 orang anak ini mengaku sejak lama belum pernah sekalipun mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik bantuan PKH, BLT, BST dan lain sebagainya.
“Kami sudah tinggal di sini puluhan tahun, namun sampai saat ini belum pernah menerima bantuan dari pemerintah. Kami juga sangat membutuhkan bantuan bapak, agar rumah kami dapat diperbaiki agar layak untuk kami diami,”ujar Basar kepada Antonius Tumanggor disela-sela melihat proyek pengerjaan pembangunan drainase di Jalan Maruto.
Mendengar keluhan tersebut, Antonius pun tergerak untuk melihat langsung kondisi rumah pak Basar. Ketika tiba dilokasi, Antonius terdiam sesaat dan tiba-tiba meneteskan air mata melihat kondisi rumah Abdul Basar yang sudah sangat memprihatinkan dan tidak sehat untuk dihuni.














