Di bulan suci Ramadhan, kegiatan tadarrus sudah merupakan suatu tradisi. Pembiasaan yang terus menerus dilakukan ummat Islam dalam membaca Alquran. Tadarrus mendidik anak gemar membaca. Kegiatan membaca secara bergantian ini akan membangkitkan motivasi anak untuk berliterasi. Saling mengingatkan jika ada bacaan yang kurang tepat. Dengan demikian tercipta rasa kebersamaan dan mau menerima pendapat orang lain. Jika hari-hari di luar bulan ramadhan anak-anak membaca Alqur’an hanya selesai maqrib, tetapi pada saat bulan suci Ramadhan, tadarus Alqur’an lebih ditingkatkan. Selain itu, anak-anak dituntut mampu menuliskan simpulan hasil ceramah ustad yang didengarnya pada saat ceramah. Dan masih banyak lagi aktivitas literasi yang diadakan, seperti lomba menulis kaligrafi, lomba pidato, lomba tahfiz Qur’an, lomba bacaan sholat dan lainnya. Semua itu akan menciptakan generasi unggul, cerdas, religius yang berkarakter. Jika kita gali lebih dalam lagi tentang pelaksanaan ibadah puasa, maka akan banyak nilai-nilai positif lain yang ditemukan. Dengan ketentuan, apabila ibadah ini dijalankan sesuai aturan-aturan yang telah digariskan Allah SWT, maka akan terbentuk generasi berkualitas/ gold age sebagai aset pembangun bangsa dan negara di masa yang akan datang. (Oleh: Hasnidar UMSU)
MEMBANGUN GENERASI BERKUALITAS DI BULAN SUCI
Pelita Emas 884 min baca













