Selanjutnya Edward meninjau pedagang lain, salah seorang pedagang bernama Wirna mengaku selama kelangkaan minyak goreng, dia hanya menjual kepada langganan saja.
“Kalau saya hanya menjual minyak kepada langganan saja, kalau tidak langganan tidak saya jual,” katanya sembari berharap kepada pemerintah agar distribusi minyak goreng dapat kembali normal dan harga juga normal.
Kunjungan dilanjutkan ke Pasar Modern Berastagi Buah. Di sana, Edward didampingi Ketua Komisi III, M.Afri Riski Lubis, Hendri Duin dan Netty Yuniarty Siregar diterima langsung oleh Manajer Berastagi Buah, Harapan Dabuke dan staf di swalayan tersebut.
Edward dan teman-temannya pun diajak untuk memantau ketersedian minyak goreng kemasan yang ada di jual di tempat itu.
Di sana, Edward pun mengakui jika Supermarket Buah Brastagi tetap menjaga ketersediaan minyak goreng dengan harga sesuai anjuran pemerintah yaitu Rp14 ribu.
Harapan Dabuke mengatakan jika perharinya mereka ada menyediakan sebanyak 1200 sampai 3000 karton minyak goreng bermerek Fortune, Sania dan lain sebagainya.
Meski, tambahnya, untuk minyak goreng berkualitas tinggi ada juga dijual di tempat itu.












