Pendidikan & Wawasan

Moza Sakila, Siswi SMA Hamparan Perak Raih Duta Lingkungan 2025, Tapi Terkendala Biaya ke Tingkat Nasional

53
×

Moza Sakila, Siswi SMA Hamparan Perak Raih Duta Lingkungan 2025, Tapi Terkendala Biaya ke Tingkat Nasional

Sebarkan artikel ini
Moza Sakila, siswi kelas XII-1 SMA Negeri 1 Hamparan Perak, saat menerima penghargaan Duta Lingkungan Hidup Putri Sumut 2025 dalam ajang Grand Final, Rabu (27/08/2025). (pelitaharian.id/Foto: Ist).

Medan, pelitaharian.id – Prestasi membanggakan diraih oleh Moza Sakila, siswi kelas XII-1 SMA Negeri 1 Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Pada ajang Grand Final Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Sumatera Utara 2025 yang berlangsung Rabu (27/08/2025), Moza berhasil meraih gelar Duta Lingkungan Hidup Putri Sumut 2025 sekaligus masuk Top 3 Duta Siswa Sumut 2025 dari total 104 peserta.

Duta lingkungan hidup sendiri merupakan mediator antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan. Tugas utamanya bukan hanya menyuarakan program pemerintah, tetapi juga menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari. Hal sederhana seperti hemat energi, menjaga kebersihan, dan tidak boros air merupakan langkah nyata seorang duta lingkungan.

Dalam keterangannya, Moza menyampaikan kebanggaannya bisa mengharumkan nama sekolah dan daerah.

“Jumlah pesertanya ada 104 orang. Saya dengan nomor peserta 069 berhasil meraih gelar Duta Lingkungan Putri Sumut 2025. Saya berharap bisa mengikuti ajang di tingkat provinsi dan nasional,” kata Moza kepada wartawan.

Namun, Moza mengaku terkendala biaya untuk melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional di Surabaya.

“Saya sebenarnya lolos ke tingkat nasional, tapi tidak bisa berangkat karena keterbatasan biaya. Saya berharap perhatian dari instansi terkait, khususnya Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Pj Bupati, serta Gubernur Sumut, agar siswa berprestasi seperti saya bisa lebih diperhatikan,” ujarnya.

Kepala SMA Negeri 1 Hamparan Perak, Desi Ariani, S.S., M.Pd, mengaku bangga atas pencapaian siswinya.

“Saya sangat bangga Moza bisa memenangkan Duta Lingkungan 2025. Ini sejarah baru karena pertama kali ada siswi dari sekolah kami meraih prestasi tersebut di Sumatera Utara. Semua ini berkat dukungan guru, orang tua, dan juga Dinas Lingkungan Hidup,” kata Desi.

Ajang Duta Lingkungan Hidup Sumut 2025 menampilkan berbagai penilaian, mulai dari perkenalan asal daerah dan sekolah, catwalk, pembacaan visi-misi, hingga sesi tanya jawab dengan dewan juri. Dari proses itu, Moza berhasil mencuri perhatian hingga masuk jajaran pemenang utama.

Moza juga berpesan kepada teman-temannya agar terus mengembangkan diri dan berani mengikuti ajang-ajang kompetisi.

“Mulailah dari diri sendiri. Ikuti kegiatan di sekolah, seperti olimpiade atau perlombaan lainnya. Dari sana kita bisa berproses dan membuktikan bahwa kita mampu,” tuturnya.

Prestasi Moza menjadi bukti bahwa potensi generasi muda Sumut sangat besar dalam bidang lingkungan hidup. Namun, dukungan dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar para siswa berprestasi bisa melanjutkan kiprahnya hingga ke tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *