Medan, pelitaharian.id – Pemerintah Kota Medan bersama Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIKP) Medan menekankan pentingnya peran jurnalis yang berempati dalam meliput isu kebencanaan. Kegiatan ini berlangsung dalam seminar bertajuk “Pesan di Balik Lensa: Jurnalisme Empati Bencana Sumatera” di Aula Hj. Ani Idrus, Selasa (3/2), yang juga dirangkai dengan pameran foto jurnalistik bertema kebencanaan.
Seminar menekankan bahwa penyampaian informasi yang akurat dan empatik menjadi kunci bagi pemerintah memahami persoalan masyarakat secara menyeluruh. Foto dan liputan lapangan dinilai tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga berfungsi sebagai dokumentasi sejarah dan bahan pertimbangan kebijakan publik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan, Arrahmaan Pane, mengatakan, “Pemerintah Kota Medan sangat mendukung kegiatan jurnalistik seperti ini. Peran jurnalis sangat penting dalam menyampaikan informasi penting, terutama dalam situasi bencana yang sering kali tidak sepenuhnya terpantau oleh pemerintah.”
Ia menambahkan bahwa kontribusi civitas akademika STIKP Medan, terutama alumni yang kini berkiprah di lingkungan Pemko Medan, mampu memberikan perspektif lebih komprehensif terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.












