Mendagri juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang selama ini telah berperan aktif mendukung pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia. Ia menyebut, keberhasilan otonomi daerah tidak bisa berdiri sendiri tanpa adanya kontribusi nyata dari berbagai elemen masyarakat, akademisi, tokoh adat, insan pers, dan seluruh warga negara.
“Kolaborasi lintas sektor merupakan pilar utama dalam memperkuat otonomi daerah. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat demi Indonesia yang berdaulat, maju, dan sejahtera,” sebut Mendagri dalam pidatonya yang dibacakan di hadapan peserta upacara.
Lebih jauh, Tito Karnavian mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan negara besar, tidak hanya dari segi wilayah dan jumlah penduduk, namun juga kekayaan budaya, potensi sumber daya alam, serta keanekaragaman daerah. Menurutnya, semua potensi ini hanya akan maksimal jika didukung kerja sama erat antara pemerintah pusat dan daerah.
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29 kali ini mengangkat tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut, kata Mendagri, merupakan wujud komitmen bersama dalam membangun negeri menuju masa depan Indonesia yang lebih kuat dan berdaya saing.












