Berikutnya para tersangka sudah kita amankan berikut pelaku begal dengan barang bukti klewang dan senjata clurit, tersangka pelaku berasal dari simpang Kurnia Belawan.
Selanjutnya kasus TPPO dengan tersangka suami istri (Pasutri) tersangka inisial W tersangka berasal dari Bukit tinggi dengan motifnya memasang iklan di media bagi orang yang mau bekerja keluar negeri.
Tersangka membuat lowongan kerja di FB dan di mesangger selanjutnya menghubungi dan mendatangi korban berinisial N warga Sicanang.
Tersangka Pasutri di tangkap di tempat kos-kosan di Kecamatan Medan Perjuangan.
Untuk kasus Genk motor, AKBP Josua menyampaikan pengungkapan kasus pada Walikota Medan bahwa sudah ada 15 pelaku Genk motor diantaranya 7 pelaku sudah ditetapkan tersangka terdiri dari 4 orang anak dibawah umur dan 3 orang dewasa.
“Kelompok mereka bernama Insieme mereka berbendera kuning hitam kuning, mereka dilantik dan dilatih semi militer di kebun tebu di kawasan Klumpang Hamparan Perak.” Ujar Jose
Dalam pemeriksaan Komunitas Insieme ini tujuannya adalah tawuran dan kejahatan jalanan dan tersangkanya kita lakukan penahanan.












