Untuk itu, Jafaruddin kembali menekankan para pengurus PPP Sumut hingga daerah harus betul-betul amanah. “Jangan dianggap memperoleh sebagai pengurus ini sebagai hak, tapi amanah, orang yang memberi kepada kita. Sebab kalau amanah kapan saja bisa SK dicabut, kalau tidak bekerja, maka akan kita evaluasi.Kita bekerja bukan marena seseorang tapi bekerja untuk kemajuan organisasi bahkan di pemilu yang akan datang menjadi pemilu yang membanggakan bagi kita,”katanya.
Jafaruddin juga menegaskan pengurus PPP harus benar benar kompak dan sering turun ke lapangan bersama rakyat.” Apalagi di masa pandemi ini, menuntut kita harus sering berbuat kegiatan kegiatan sosial sehingga menuai simpati rakyat terhadap PPP,”ucapnya.
Lebihlanjut Jarafuddin menegaskan kepengurusan PPP Sumut saat ini tidak ada lagi perpecahan atau konflik pasca digelarnya musyawarah wilayah yang lalu. “Semua konflik yang ada di muswil harus kita tinggalkan, kini saatnya kita bersama sama bersatu “Jalan Pulang Menuju Ka’bah”, yang bertujuan memebsarkan PPP di masyarakat. Sehingga target PPP yang kita lakukan di pemilu 2024 bisa kita capai bersama,*katanya.













