Parlindungan juga mengungkapkan betapa sakitnya hati kader yang telah lama berjuang tetapi merasa diabaikan. “Saudara Robbi Barus, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Medan yang telah lama membesarkan partai dari tingkat ranting, sudah selayaknya mendapat dukungan sebagai Ketua DPRD Kota Medan,” tambahnya.
Ia berharap mekanisme partai tidak diabaikan hanya karena alasan lain, dan agar tidak meloloskan kader luar pengurus untuk menduduki posisi strategis. “Kami mengetuk hati para pengurus lainnya yang terpilih di DPC untuk mematuhi mekanisme dan mendukung Robbi Barus sebagai Ketua DPRD Kota Medan,” tegasnya.
Dalam aksi ini, simpatisan PDI Perjuangan juga membacakan poin-poin aspirasi. “Pertama, meminta DPP mengevaluasi calon Ketua DPRD Medan,” ujar salah satu peserta aksi. “Kedua, kami menolak calon Ketua DPRD Medan yang bukan dari pengurus partai. Ketiga, meminta DPP untuk mengutamakan kader yang sudah puluhan tahun mengabdi untuk PDI Perjuangan.”
“Kami menolak kader kutu loncat. Kami ingin agar partai memprioritaskan kader militan, demi masa depan PDI Perjuangan,” ungkap mereka.
Massa yang menunggu kehadiran Adian Napitupulu, perwakilan DPP PDI Perjuangan, akhirnya membubarkan diri setelah yang ditunggu tidak hadir di lokasi acara.












