Pesan tersebut menegaskan bahwa pembangunan bangsa tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis dan ekonomi, tetapi juga integritas, kepedulian terhadap sesama, serta tanggung jawab menjaga lingkungan.
Menutup amanatnya, Menteri Agama mengajak seluruh santri dan keluarga besar pesantren untuk terus merawat tradisi keilmuan, mengembangkan inovasi, memperkuat persaudaraan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
“Selamat Hari Santri Tahun 2026. Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!” demikian pesan penutup amanat Menteri Agama yang dibacakan Muhammad Sofyan.













