Menurutnya, perubahan digitalisasi tidak bisa dihindari dan harus dihadapi dengan kesiapan yang matang. “Ledakan digitalisasi telah mengubah dunia secara masif, termasuk dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas perguruan tinggi menjadi kunci agar mampu bertahan dan terus berkembang,” ungkapnya.
Rektor UNIVA juga menargetkan dalam 2-3 tahun ke depan akan ada minimal tiga profesor baru di kampus ini untuk meningkatkan daya saing akademik.
“Alhamdulillah, tahun ini UNIVA telah menyekolahkan hampir 30 orang program doktor. Dalam 2-3 tahun ke depan, kita menargetkan sudah ada minimal tiga profesor di UNIVA Medan,” tambahnya.
Selain itu, Prof Dr H M Jamil MA menekankan pentingnya inovasi di UNIVA agar tidak tertinggal dari perguruan tinggi swasta lainnya. “Selama empat tahun terakhir, UNIVA sudah mulai mendapat perhatian dari kampus lain. Ke depannya, kita harus terus berinovasi agar bisa sejajar dengan kampus-kampus swasta lainnya,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengingatkan bahwa kekuatan spiritual harus menjadi bagian utama dari pendidikan di UNIVA. “Kita tidak hanya ingin melahirkan generasi pintar, tapi juga generasi yang memiliki keseimbangan antara sains dan spiritualitas,” ujarnya.












