Medan, pelitaharian.id – Gawat bah, diduga Pemko Medan tak tanggap dengan kehidupan masyarakat yang tinggal dipinggiran Sungai Deli, yang terus terendam banjir jika hujan turun, atau biasa disebut banjir tahunan. Minggu sore (27/2/2022) sore tadi air setinggi lebih dua meter melanda di Lingkungan 2,3,4 Jalan Brigjen Katamso Pantai Burung Medan Maimun.
Satu jam hujan turun air sudah mengejar warga yang menetap di DAS Sungai Deli. Bahkan di inti Kota Medan banjir tak mau toleransi, yang terjadi si darah Lapang Merdeka Medan air juga menenggelamkan bangunan gedung, kantor dan rumah toko. Bukan hal yang pertama di Kota Medan, jika hujan banjir pun tak dapat terelakkan. Apalagi di Daerah Aliran Sungai (DAS), bertahun-tahun banjir hingga mencapai atau rumah terus terjadi.
Minggu sore (27/2/2022) sekira pukul 17.00 wib, kali ini banjir lebih 2 meter dalam jangka waktu satu jam hujan yang melanda Kota Medan, kembali terjadi di Jalanan Brigjen Katamso Lingkungan ,2,3,4 Kecamatan Medan Maimun dan sekitarnya.

Warga kembali kehilangan harta benda yang otomatis ikut terendam, untung tidak ada korban jiwa. Sayangnya hingga hujan berlangsung 5 jam dan banjir merendam warga dan rumahnya, tim SAR dan balas bantuan dari pihak Pemko Medan belum datang juga ke lokasi banjir tersebut. Meski warga tampak kewalahan menyelamatkan diri beserta sanak keluarga dan harta benda mereka.













