“Bapak Walikota Medan, Pak Boby turun dong liat kami kebanjiran. Sudah puluhan tahun kita tinggal dipinggiran sungai, kena banjir ya sudah langganan. Mau apalagi, kami cuma warga kecil menggarap perhatian dari pemerintahan Kota Medan. Semoga ini banjir terkahir untuk kami, tahun depan Bapak Boby sudah bisa mengatasi banjir ini, terimakasih Pak Walikota kami,” pinta salah satu warga yang terjaga dampak banjir.
Sementara itu ketika dikonfirmasi pada Kepling Pantai Burung, Fitri mengatakan untuk sementara tidak ada korban jiwa, hanya harus benda yang terendam karena tidak sempat dievaluasi. Warga sudah berhasil dievakuasi ke dataran yang lebih tinggi, sebagian lagi menyelamatkan diri di atas rumah mereka menunggu bantuan datang. Kami sudah menghubungi BPBD, mungkin sedang dalam perjalanan kesini. Banjir terjadi setelah satu jam hujan deras kak, air lebih dua meter ini aku pun basah ikut terendam” ujar Fitri sembari ikut menyelamatkan warganya yang terkena dampak banjir.
Berikut laporan sementara dibeberapa lokasi banjir di daerah Kota Medan juga masih banyak yang ikut terendam banjir, akibat diguyur hujan hampir seharian ini. Banjir juga terjadi di Jalan Pelajar, Jalan Bahagia, Jalan Santun, Kantor lurah Sudirejo air tampak hampir selutut orang dewasa. Begitu juga daerah Jalan Cemara yang selalu langganan banjir jika hujan datang, wilayah Helvetia, jalan depan Kodam I/BB, simpang empat lampu merah Kp Lalang terendam banjir.
Penulis: Yeni Sitorus
Editor: Mery Ismail, S.Sos













