Begitu juga akses infrastruktur jalan desa, jalan pertanian dan jalan umum, ujar Nikson, disiapkan bagi masyarakat. Sehingga masyarakat di seluruh desa, merasakan jalan layak, yang mendukung pertanian dan ekonomi.
Begitu juga di bidang pertanian melalui mekanisasi pertanian, sektor usaha UMKM dengan pemberian stimulus, hingga mempermudah birokrasi dan pelayanan bagi masyarakat.
“Itulah sepintas pengalaman kami membangun Taput 10 tahun. Desa-desa di sana merdeka, karena prinsip saya membangun dari bawah (bottom up), jadi desa kuat, kota maju sehingga negara kuat,” sambungnya.
Warga Sei Tontong, Asih, mengatakan kekagumannya atas kepemimpinan Nikson Nababan di Taput. “Paparan bapak tadi membuat kami kagum, semestinya begitulah pemimpin yang diharapkan rakyat,” ujar Asih.
Ketua LKP Bintang Jaya itu pun sependapat dengan Nikson, yakni masyarakat harus berdaya saing. Ia menginginkan sektor UMKM dibenahi, khususnya agar usaha konveksi yang ia tekuni bisa mandiri. “Saya ingin memiliki usaha konveksi sendiri, warga di sini juga bisa ada usahanya,” sebutnya.
Kemudian Surahman, warga Desa Pulau Jamur Dusun II, yang juga Ketua PKBM Nurahman, mengharapkan pembenahan di sektor pendidikan. Ia telah lama melaksanakan pendidikan gratis bagi pelajar, namun selalu saja mengalami kendala.













