Politik & Pemerintahan

Sidak Pasar! Wali Kota Medan Pantau Harga Jelang Puasa, Cabai dan Bawang Wajib Diwaspadai!

19
×

Sidak Pasar! Wali Kota Medan Pantau Harga Jelang Puasa, Cabai dan Bawang Wajib Diwaspadai!

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, turun langsung ke Pasar Petisah pada Rabu (5/3/2025) pagi. (pelitaharian.id/ist)

Medan, pelitaharian.id – Menyikapi instruksi Presiden Prabowo Subianto agar harga bahan pangan tetap stabil menjelang bulan puasa, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, turun langsung ke Pasar Petisah pada Rabu (5/3/2025) pagi. Hasil pemantauan menunjukkan sebagian harga bahan pokok masih stabil, bahkan ada yang turun. Namun, lonjakan harga cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih menjadi perhatian khusus.

Tepat pukul 07.55 WIB, Rico Waas tiba di lokasi didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait. Sebelum menyusuri pasar, ia terlebih dahulu melihat daftar harga bahan pokok yang disampaikan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Medan. Setelah itu, ia mendatangi los sayuran, telur, sembako, ayam potong, serta daging sapi untuk mengecek harga secara langsung.

Selain bertanya tentang harga bahan pangan, pria kelahiran Medan 5 Juli 1986 ini juga menampung keluhan pedagang terkait kondisi pasar, terutama di area basement. Para pedagang mengeluhkan minimnya penerangan serta blower yang tidak berfungsi, menyebabkan suasana pasar terasa gerah.

“Saya juga merasakan apa yang bapak dan ibu keluhkan. Lihat saja wajah saya, sudah berkeringat,” ujar Rico Waas sambil tersenyum.

Setelah melakukan pemantauan, Rico Waas mengungkapkan bahwa harga beras, telur, dan gula masih dalam kondisi normal.

“Saya juga tanyakan kepada para pedagang, bagaimana dengan minggu lalu? Mereka mengatakan tidak ada perbedaan. Bahkan, harga cabai merah hari ini turun,” ungkapnya.

Namun, meskipun di Pasar Petisah harga cabai merah mengalami penurunan, Rico Waas mengaku menerima laporan bahwa di beberapa titik lain di Kota Medan harga cabai merah justru melonjak tajam.

“Makanya, saya minta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Medan untuk mengeceknya. Mengapa lonjakannya cukup tinggi? Kita akan cek pasokannya dari mana dan melakukan MoU agar bisa menekan harga,” jelasnya.

Selain cabai merah, harga cabai rawit juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan, disusul oleh bawang merah dan bawang putih.

“Indikasi ini harus kita waspadai,” tegasnya.

Solusi untuk Pedagang Pasar Petisah

Dalam sidaknya, Rico Waas juga menanggapi keluhan pedagang terkait kondisi pasar yang kurang nyaman.

“Kita bisa rasakan sendiri, suhu di dalam pasar kurang nyaman. Oleh karena itu, saya minta dilakukan pembersihan. Meski belum masuk tahap pembenahan besar-besaran, ini harus diperhatikan. Sama seperti rumah, kalau dibiarkan lama-lama akan kotor. Jadi harus dibersihkan agar pedagang merasa diperhatikan,” paparnya.

Tak hanya fokus pada harga bahan pokok, Rico Waas juga mengecek lantai dua dan tiga Pasar Petisah, di mana banyak kios kosong pasca-pandemi Covid-19. Beberapa pedagang mengaku kesulitan menjual barang dagangan mereka.

Menanggapi hal ini, Rico Waas meminta Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan, Benny Iskandar Nasution, untuk mulai mengajarkan digitalisasi kepada para pedagang agar mereka bisa menjangkau pasar yang lebih luas.

“Ajarkan digitalisasi kepada para pedagang pelan-pelan. Tadi ada pedagang yang sudah berjualan 20 tahun, tapi belum paham cara menggunakan handphone. Ini harus kita bantu,” pesannya.

Dengan pemantauan ini, Pemko Medan berupaya menjaga stabilitas harga bahan pangan menjelang Ramadan sekaligus meningkatkan kesejahteraan pedagang di Pasar Petisah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *