Politik & Pemerintahan

SIPKOMEN: Inovasi Digital Pariwisata Medan, Pj Sekda Dorong Pengembangan untuk Tarik Wisatawan

382
×

SIPKOMEN: Inovasi Digital Pariwisata Medan, Pj Sekda Dorong Pengembangan untuk Tarik Wisatawan

Sebarkan artikel ini

Medan, pelitaharian.id – Sistem Informasi Pariwisata Kota Medan (SIPKOMEN) digadang-gadang menjadi salah satu inovasi yang dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Kota Medan. Harapan ini diungkapkan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Topan Obaja Putra Ginting, saat menjadi mentor dalam Seminar Hasil Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XI Tahun 2024 di Gedung BPSDM Provinsi Sumatera Utara, Jalan Ngalengko, pada Rabu (25/9/2024).

Dalam seminar tersebut, Topan Ginting memberikan dukungannya kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Yuda Pratiwi Setiawan, yang menginisiasi inovasi SIPKOMEN ketika masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata. Proyek perubahan ini bertujuan untuk menyediakan informasi pariwisata Kota Medan secara digital, guna meningkatkan daya tarik kota bagi wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

“SIPKOMEN adalah salah satu langkah strategis untuk mempromosikan Kota Medan sebagai destinasi wisata, meskipun Medan tidak memiliki wisata alam seperti daerah lain. Namun, kita memiliki potensi besar di sektor kuliner, budaya, dan jasa. Inovasi ini penting untuk memaksimalkan potensi tersebut,” ujar Topan Ginting.

Menurutnya, dengan pemanfaatan teknologi melalui SIPKOMEN, wisatawan dapat dengan mudah mengakses informasi mengenai destinasi wisata yang ada di Medan. “Teknologi ini memungkinkan wisatawan untuk melihat langsung berbagai pilihan wisata di Kota Medan, sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal,” jelas Topan.

Yuda Pratiwi Setiawan, dalam presentasinya, menjelaskan bahwa SIPKOMEN akan dipasang di berbagai fasilitas umum seperti transportasi umum dan hotel. “Dengan adanya monitor interaktif, wisatawan dapat langsung mencari informasi destinasi wisata di Kota Medan. Ini adalah bagian dari upaya kita mendukung Kota Medan sebagai smart city,” ungkap Yuda.

Proyek ini tidak hanya berfokus pada wisata alam, tetapi juga menonjolkan potensi wisata kuliner, sejarah, dan budaya Medan. “Saat ini, kita berada di era digital, dan SIPKOMEN hadir untuk memudahkan wisatawan memperoleh informasi dengan cepat dan praktis,” tambahnya.

Selain Yuda Pratiwi Setiawan, Pj Sekda Kota Medan juga memberikan bimbingan kepada Alexander Sinulingga, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang Kota (Perkimcikataru) Medan, yang mempresentasikan proyek perubahan bernama PEKA (Persetujuan Bangunan Gedung Medan Berkah). Proyek ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses persetujuan bangunan gedung (PBG) agar lebih efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan inovasi-inovasi yang dicanangkan oleh kedua pimpinan dinas tersebut, Topan Ginting berharap Medan dapat terus berkembang sebagai kota yang maju dan semakin diminati, baik oleh wisatawan maupun para investor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *