“Di tahun 2024 ini pembangunan SJUT dilakukan oleh pihak ketiga KSO PT
PT Inter Medialink Solusi dan PT Grefal Era Mas. Diperkirakan Investasi dalam proyek ini senilai Rp 169 Miliar lebih. Melalui proyek ini nantinya lahan Pemko Medan akan disewa dengan nilai potensi penerimaan PAD Pemko Medan sebesar Rp 3,4 Milyar lebih setahun”, jelas Topan.
Topan menambahkan dalam pembangunan SJUT ini ruas jalan yang akan dibangun sebanyak 36 ruas jalan dengan total panjang 71, 265 meter. Ruas jalan tersebut dibagi menjadi 6 zona dimana mulai jalan Diponegoro, jalan Kapten Muslim dan jalan Jamin Ginting.
“Konsep SJUT ini detail manhole yang terdiri dari saluran antar manhole, cable hanger, saluran manhole ke handhole dan saluran antar manhole serta pembesian. Nantinya SJUT ini berdampingan dengan saluran U-ditch”, sebutnya.












