Didampingi Ketua Matrisia, Budi Malem, Lee menyampaikan pada sembahyang arwah ini tidak hanya berdoa bagi para leluhur. Namun juga memanjatkan doa kepada Bangsa dan Negara Indonesia selalu dalam kondisi aman, tentram, terhindar dari bencana, rakyat dapat hidup makmur, rukun dan saling bertoleransi satu dengan lainnya.
“Setiap kegiatan yang kami adakan merupakan momen yang digunakan untuk bertemu antar saudara dan mempererat tali persaudaraan. Dan kegiatan selalu diakhiri dengan makan bersama,” ucapnya.
Begitu juga kita mendoakan keberkahan bagi para nelayan yang melaut agar hasil ikan yang didapat melimpah untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Sementara itu Pengurus Vihara Kusninara, Apoi bahwa kegiatan selain meneruskan tradisi juga menjalin silaturahmi.
Dan begitu juga kita mengucapkan terimakasih kepada warga sekitar mendukung kegiatan Sembahyang Pho To.













