Pemerintahan

Al Ustad Alfi Syahrin Ingatkan Azab Siksa Kubur Saat Sampaikan Tausiyah di Pengajian Rutin PN Lubuk Pakam

×

Al Ustad Alfi Syahrin Ingatkan Azab Siksa Kubur Saat Sampaikan Tausiyah di Pengajian Rutin PN Lubuk Pakam

Sebarkan artikel ini
Al Ustad Alfi Syahrin Harahap saat memberikan ceramah dalam pengajian rutin di Mesjid Nurul Muslimin. (kedannews.com/Arya)

Deli Serdang, pelitaharian.id – Pengadilan Negeri Lubuk Pakam menggelar penggajiam rutin yang berlangsung di Mesjid Nurul Muslimin Jalan Jenderal Sudirman No.58, Petapahan Kecamatan Lubuk Pakam.

Dalam pengajian, Rabu (05/06/24), hadir Wakil Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Klass I A, Imam Santoso didampingi Koordinator Keagamaan Islam Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Asrarudin Anwar bersama para hakim, panitera, sekretaris, pejabat struktural dan fungsional, ASN, CPNS, serta honorer.

Diawali dengan pembukaan oleh Mc : Fitrah Yuspani yang dilanjutkan dengan pembacaan Al-quran oleh Al Badar Qordhawi dengan Saritilawah Ayu Syahfitri.

Adapun tema yang diambil “Tata cara memandikan, mengkafani, menshalatkan, dan menguburkan jenazah serta seputaran fardhu kifayah” yang disampaikan Al Ustad Alfi Syahrin Harahap.

Mengawali ceramahnya, Al Ustad Alfi Syahrin menyampaikan kematian merupakan realitas yang tidak dapat dihindari dan takdir seluruh mahkluk baik itu manusia atau jin, hewan serta makhluk lainnya.

Dalam ceramahnya, ini penting kita mengingat sehebat apapun manusia pasti akan mati, akhirnya dia akan dimandikan, dikafankan begitu pun sesombong apa pun dia selama hidupnya tidak pernah sholat maka dia akan disholatkan sehingga akhirnya dia dikuburkan atau kembali ke tanah karena nenek moyang manusia, Nabi Adam AS berasal dari tanah maka kita dibalikan ke tanah.

Maka didalam Islam bahwa kita ini adalah harus selalu bersyukur dan beribadah kepada Allah SWT, dimana tujuan kita diciptakan oleh Allah SWT adalah untuk beribadah kepada Nya.

Dalam ceramah ia juga mengingatkan adanya siksa kubur kepada orang-orang yang tak beriman.

“Setiap dosa pasti ada siksa kuburnya, namun salah satu yang dijelakan Nabi Muhammad SAW, dimana saat itu pernah melintas dikuburan ada orang yang tidak pernah Istinjak ketika ia buang air kecil dan besar. Maka untuk itu, diingatkan bagi kita khusus laki-laki kalau misalnya kita bepergian jangan buang air kecil sembarangan karena semua ada adabnya,”tegasnya.

Maka untuk itu bila buang air kecil Istinjaklah karena adab kuburnya sangat berat karena in bagian dari tanggungjawab kita dialam kubur.

Diingatkan lagi bahwa siksa kubur itu benar dan pasti, dimana siksa itu dua kali dalam sehari satu kali pagi dan satu kali petang hingga akhir kiamat nanti.

Maka berbuat baiklah dan menjalin silaturahmi serta berpedoman kepada Alquran dan Alhadist.

“Karena setiap perbuatan yang salah pasti terkena azab dan siksaan dialam kubur,”ucapnya.

Senada dengan itu Koordinator Keagamaan Islam Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Asrarudin Anwar bahwa ini pengajian rutin yang dilaksanakan selama dua kali selama satu bulan. Selain menambah pengetahuan agama dan mengingatkan kepada kita semua untuk berbuat kebaikan, dimana pengajian untuk meningkatkan tali silaturahmi.

Dimana kita telah mendengar dan mengetahui yang disampaikan Al Ustad, mengenai tahapannya hingga dikuburkan.

Ini sejalan dengan motto kita, Menjadikan kerja itu sebagai ibadah dan orang tidak semua tahu bahwa kerja itu adalah ibadah. Dan bagaimana kerja itu ibadah dimulai maka perbaiki dulu ibadah, baguskan dulu hubungan dengan manusia dan tuhannya.

“Dan jadikanlah setiap dan semua aspek adalah ibadah,”ucapnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *