Rajudin menilai, aksi perampokan itu sangat memilukan. Mengingat korban yang tengah mencari nafkah malah justru menjadi korban perampokan.
“Kondisi ini yang kita miriskan, orang yang mencari nafkah justru dirampok, bahkan nyaris dihabisi. Ini harus menjadi perhatian semua pihak, terutama pihak kepolisian dalam menciptakan situasi aman di Kota Medan,” tegasnya.
Dikatakan Rajudin, sejauh ini aksi kejahatan jalanan dan perampokan masih sangat banyak terjadi di Kota Medan. Terutama di malam hari, masyarakat terus dihantui rasa takut saat beraktivitas di luar rumah.
“Ketakutan itu juga berdampak kepada pelaku UMKM yang berjualan di malam hari. Mereka terus was-was, bahkan tak jarang harus menutup dagangannya lebih cepat agar terhindar dari aksi kejahatan maupun geng motor. Sangat miris kita melihat kondisi ini. Karena kalau mencari nafkah pun masyarakat sudah takut, bagaimana bisa perekonomian kita menjadi lebih baik,” ujarnya.












