MEDAN, pelitaharian.id – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gang Murni 5, Jalan Jermal 7, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, berlangsung semarak. Warga menjadikan momentum 17 Agustus 2026 sebagai ruang berkumpul sekaligus memperkuat kebersamaan antarmasyarakat di lingkungan.
Beragam perlombaan digelar sejak pukul 10.00 WIB hingga sore hari. Pesertanya tidak hanya anak-anak, tetapi juga ibu-ibu dan bapak-bapak yang ikut meramaikan rangkaian kegiatan.
Untuk peserta anak-anak, panitia menyiapkan sejumlah permainan khas perayaan kemerdekaan. Di antaranya lomba kelereng di atas sendok, balap karung, makan kerupuk, memasukkan paku ke dalam botol, serta perlombaan goni.
Kemeriahan juga berlanjut pada kelompok ibu-ibu. Mereka mengikuti lomba goni, joget balon berpasangan, permainan memukul bola dengan terong yang diikat menggunakan tali di pinggang, hingga perebutan kursi.
Sementara para bapak-bapak ikut berkompetisi dalam lomba lari menggunakan karung. Sebelumnya, kelompok bapak-bapak juga telah mengikuti permainan dam batu dan hadiah bagi pemenangnya telah diserahkan.
Suasana perlombaan berlangsung penuh keceriaan. Warga yang hadir tidak hanya menjadi peserta, tetapi turut memberikan dukungan dan menyaksikan berbagai permainan yang digelar panitia.
Hadiah untuk pemenang kategori anak-anak diberikan pada sore hari. Sedangkan pemenang lomba ibu-ibu dan bapak-bapak menerima hadiah pada malam hari.
Panitia Apresiasi Partisipasi Warga
Ketua Panitia Acara Perlombaan, Rahmat, menyampaikan penghargaan kepada masyarakat Lingkungan 5, terutama warga Gang Murni 5, yang ikut mendukung terlaksananya rangkaian kegiatan tersebut.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari pihak-pihak yang berada di sekitar Anggota DPRD Kota Medan, Fauzi, yang turut membantu pelaksanaan kegiatan.
“Terimakasih kepada masyarakat lingkungan 5 khususnya gang murni 5 dan terima kasih juga kepada pendukung pendukung bapak anggota dewan bapak fauzi sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik dan sukses selalu,” kata Rahmat selaku Ketua Panitia Acara Perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81.
Menurutnya, dukungan masyarakat dan pihak pendukung menjadi salah satu bagian penting dalam kelancaran acara yang digelar untuk memperingati hari kemerdekaan.
Bukan Sekadar Perlombaan
Sekretaris Acara, Zul, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai bentuk keterlibatan warga dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Ia mengatakan, panitia sengaja menghadirkan perlombaan untuk berbagai kelompok usia agar perayaan dapat dinikmati bersama oleh masyarakat di lingkungan Gang Murni 5.
“Ini kan sudah tau kita ini hari kemerdekaan RI HUT ke-81 jadi kami disini di Gang Murni 5 Jermal 7 Denai ikut merayakan ikut merasakan kemerdekaan jadi kami lakukan lah kegiatan ini ada lomba-lomba seperti biasa ya lomba-lomba untuk anak-anak untuk bapak-bapak juga ada kami kerjakan tadi malam sudah dapat hadiah untuk anak-anak hari ini sama ibu-ibu dan acara ini kami sangat berterima kasih kepada donatur kita ya dia Anggota DPRD Kota Medan sangat mendukung kegiatan ini dan juga berkat kerjasama warga disini,” kata Zul.
Zul menyebut dukungan donatur, termasuk Anggota DPRD Kota Medan, serta kerja sama warga menjadi faktor yang membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.
Lebih dari sekadar hiburan, menurut Zul, perayaan 17 Agustus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk membangun interaksi dan memperkuat rasa kebersamaan.
“Ini kita pingin menunjukkan kebersamaan kita dalam lingkungan ini dan intinya menciptakan kebersamaan ya artinya momen-momen seperti ini lah kita gunakan untuk kita tunjukkan kita bisa bersama walaupun memang dalam kegiatan ini capek tapi tidak jadi masalah nilainya itu ada kebersamaan,” lanjutnya.
Rangkaian perlombaan di Gang Murni 5 akhirnya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang melibatkan berbagai lapisan warga. Antusiasme peserta dan dukungan masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan lingkungan masih menjadi salah satu ruang penting untuk membangun kekompakan dan kebersamaan.
Dukungan Anggota DPRD Kota Medan Fauzi bersama partisipasi masyarakat turut melengkapi kegiatan tersebut, sehingga peringatan kemerdekaan tidak hanya diisi dengan perlombaan, tetapi juga menjadi momentum warga untuk berkumpul dan menjaga hubungan sosial di lingkungan.












