“Kita melihat Tim Cakrawala terus aksi di lapangan, tapi nyatanya permasalahan masih terus ada. Artinya penindakan selama ini cuma seremonial. Wali Kota harus peduli dengan kondisi ini, kasihan masyarakat yang terus jadi korban. Belum lagi ada yang kehilangan sepeda motor saat menggunakan parkir tepi jalan,” katanya, Rabu (5/8/2026).
Selain parkir, Fauzi menyebut persoalan lampu penerangan jalan yang padam hampir selalu menjadi aspirasi masyarakat dalam berbagai kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) maupun reses yang ia laksanakan di sejumlah wilayah Kota Medan.
Ia menilai kondisi jalan yang minim penerangan berpotensi memengaruhi rasa aman masyarakat ketika menjalankan aktivitas pada malam hingga dini hari.
“Hampir di setiap Sosper dan Reses masyarakat mengeluhkan soal banyaknya lampu jalan yang padam. Mereka takut beraktivitas karena gelap, khawatir jadi korban kejahatan jalanan seperti begal. Bahkan untuk pergi Solat Subuh pun takut. Tapi sampai sekarang tindaklanjutnya tidak ada. Kita jadi bingung, keluhan mendasar seperti ini kenapa tidak teratasi. Saudara Wali Kota mendengar atau tidak peduli? Atau memang Kadishub Kota Medan yang tidak bisa kerja,” ketusnya.












