Politik

Dr. M. Sa’i Rangkuti: Jangan Terpancing Isu Negatif, Pilih Pemimpin Berdasarkan Integritas dan Program Nyata

63
×

Dr. M. Sa’i Rangkuti: Jangan Terpancing Isu Negatif, Pilih Pemimpin Berdasarkan Integritas dan Program Nyata

Sebarkan artikel ini
Ketua Tim Advokasi Hukum Pasti Bobby Sumut, Dr. M. Sa’i Rangkuti, SH., MH. (pelitaharian.id/ist)

Jakarta, pelitaharian.id – Sabtu malam, 2 November 2024, Ketua Tim Advokasi Hukum Pasti Bobby Sumut, Dr. M. Sa’i Rangkuti, SH., MH., tiba di Jakarta dan segera menjawab sejumlah pertanyaan yang masuk melalui WhatsApp dari para wartawan terkait isu-isu negatif yang menyasar pasangan calon Bobby Nasution-Surya di Pilkada Sumut 2024. Menurutnya, isu-isu tersebut adalah strategi yang mungkin digunakan untuk menurunkan elektabilitas pasangan calon yang tengah diusungnya.

Dr. M. Sa’i Rangkuti mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dengan isu-isu miring yang beredar terkait pasangan Bobby-Surya. “Jangan terpancing dengan isu-isu ataupun pemberitaan miring terkait Paslon Bobby-Surya,” tegasnya melalui pesan singkat. Ia menekankan pentingnya masyarakat bersikap bijak dalam menghadapi dinamika politik yang sering kali diwarnai oleh strategi saling menjatuhkan.

“Masyarakat diharapkan bijak dalam menanggapi sesuatu hal, karena ini adalah ranah politik, segala bentuk untuk menjatuhkan lawan politik,” lanjut Dr. Sa’i, yang merupakan lulusan program doktoral dari Universitas Prima Indonesia.

Lebih lanjut, Dr. Sa’i menyatakan dukungan penuh terhadap program “Restorative Justice Kolaborasi Sumut Berkah” yang digagas oleh pasangan Bobby-Surya. Menurutnya, program ini menawarkan pendekatan humanis dalam penyelesaian masalah hukum melalui dialog dan pemulihan bagi semua pihak yang terlibat. “Program ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan komunikasi yang baik dan pendekatan yang humanis demi pemulihan semua pihak yang terlibat,” jelasnya.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *