Berita Utama

Godfried Effendi Lubis Soroti Minimnya Pemahaman Program Penanggulangan Kemiskinan, Drainase hingga Lampu Jalan Jadi Keluhan Warga Medan Denai

32
×

Godfried Effendi Lubis Soroti Minimnya Pemahaman Program Penanggulangan Kemiskinan, Drainase hingga Lampu Jalan Jadi Keluhan Warga Medan Denai

Sebarkan artikel ini

Sosperda Nomor 5 Tahun 2015 di Medan Denai diwarnai tujuh keluhan warga, mulai dari banjir, lampu jalan mati, bantuan sosial, hingga keamanan lingkungan. Godfried meminta OPD bergerak cepat menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PSI, Godfried Effendi Lubis memberikan pemaparan saat Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Lapangan Jalan Menteng 7 Gang Nasional, Lingkungan 4, Kelurahan Menteng, Kecamatan Medan Denai kota Medan (19/7/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist).

Dishub Janji Cek Lampu Jalan

Perwakilan Dinas Perhubungan Kota Medan menyatakan akan segera melakukan pengecekan langsung terhadap seluruh lampu penerangan jalan yang dilaporkan warga.

Menurutnya, pemeriksaan harus dilakukan pada malam hari agar titik lampu yang mengalami gangguan dapat diidentifikasi secara akurat.

“Kami akan survei, kami akan cek langsung antara Gang Sehati dan Gang Nasional sama Gang Kurnia sekaligus Gang Menteng,” ujar perwakilan Dinas Perhubungan.

Selain itu, pihaknya juga mengajak masyarakat berkolaborasi menjaga keamanan lingkungan, termasuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling).

Dinas PU Akan Survei Drainase

Perwakilan Dinas Pekerjaan Umum menjelaskan bahwa normalisasi drainase di kawasan tersebut memerlukan survei teknis karena akses alat berat menuju lokasi cukup terbatas.

Pihaknya menyebut proses normalisasi kemungkinan memerlukan pembongkaran sementara pada beberapa titik agar pekerjaan dapat dilakukan secara maksimal.

Dinas Sosial Jelaskan Mekanisme Data Bantuan

Menanggapi pertanyaan warga terkait status bantuan sosial, perwakilan Dinas Sosial menjelaskan bahwa penentuan kelayakan penerima bantuan dilakukan melalui sistem Perlinsos yang telah terintegrasi dengan berbagai instansi.

Data tersebut, menurutnya, terhubung dengan Dukcapil, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Samsat, PLN, hingga Badan Kepegawaian Negara (BKN) sehingga setiap perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat memengaruhi status kelayakan penerima bantuan.

Karena itu, warga yang merasa datanya belum sesuai diminta segera melakukan pembaruan melalui kepala lingkungan, pendamping PKH maupun perangkat kelurahan.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan