Di kawasan Asia, humor dikenal pada awal abad ke-19 seperti disebutkan Rahmanadji (2007). Tak heran, di awal abad 20 humor telah menjadi salah satu tujuan penelitian. Saat itu humor memasuki era baru karena sangat dominan dalam teater dan film komedi. Di Indonesia humor informal menjadi bagian dari kesenian rakyat, seperti ludruk, ketoprak, lenong, wayang kulit, wayang golek, dan sebagainya. Bahkan, pada perkembangan media cetak di awal 1960-an, media massa mulai memunculkan rubrik-rubrik humor yang khas, seperti spoof, anekdot, karikatur, dan kartun.
Dr. Budi Agustono, M.S. Dekan FIB USU, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Ketua dan Sekteratis Prodi S2 dan S3 FIB USU yang telah menggagas seminar Internasional dengan tema yang jarang di analisis secara akademis yaitu “humor”.
Saya juga mengucapkan selamat dan sukses atas diselenggarakannya kegiatan ini secara daring, semoga mampu menstimulasi para peserta, akademisi dan praktisi bahasa dan sastra untuk melakukan kajian ilmiah dalam berbagai varian tentang humor, karena humor itu melekat dalam kehidupan manusia dan tidak akan pernah punah hingga dunia ini berakhir.













Hi, Are you in need of a personal assistant to streamline your daily business operations and simplify your life? I’m Zain Murt, and I can assist with administrative tasks, marketing, email management, website management, data list building, AI related work, social media, content creation, project planning, bookkeeping, software training, and back-office support.
If you’re interested, please send an email to projectsexpert222@outlook.com with the tasks you need help with, and I’ll handle the rest.