Sosial

Jelantah hingga Uang Koin Jadi Gerakan Sosial, Program Kecamatan Medan Denai Dipuji Rico Waas

7
×

Jelantah hingga Uang Koin Jadi Gerakan Sosial, Program Kecamatan Medan Denai Dipuji Rico Waas

Sebarkan artikel ini

ANJELI mengolah limbah minyak jelantah menjadi sumber dana sosial, sementara KUSALAM menggalang uang koin untuk membantu lansia, balita malnutrisi, dan keluarga kurang mampu.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri Pengajian Akbar Kecamatan Medan Denai sekaligus memberikan apresiasi terhadap inovasi sosial ANJELI dan KUSALAM di Masjid Al Munawwaroh, Jalan Tangguk Bongkar, Selasa (22/9/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

Pemerintah Diminta Jaga Akuntabilitas

Rico mengatakan kehadiran pemerintah tidak hanya berkaitan dengan urusan administrasi, perizinan, kesehatan maupun pembangunan infrastruktur. Pemerintah juga memiliki peran dalam mendorong tumbuhnya kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Bicara tentang kemanusiaan dan kepedulian sosial, kita sebagai manusia harus saling peduli satu sama lain. Pemerintah memang bertugas mengurus administrasi hingga kesehatan, tetapi lewat program seperti ini, kita belajar untuk saling membantu,” ujar Rico Waas.

Di tengah apresiasi tersebut, Rico mengingatkan jajaran Kecamatan Medan Denai agar seluruh dana yang dikumpulkan dan disalurkan melalui kedua program tersebut dikelola secara transparan.

“Seluruh pengumpulan dan penyaluran dana dari program ANJELI maupun KUSALAM wajib dicatat dan dilaporkan secara terbuka kepada publik. Akuntabilitas yang jelas sangat penting untuk menjaga kepercayaan warga dan memastikan bantuan tepat sasaran,” pesannya.

Ratusan Jamaah Jadi Bagian ANJELI

Camat Medan Denai Yogi Prayoga menjelaskan, ANJELI mulai dijalankan bersama sekitar 600 ibu-ibu jamaah pengajian AKMD yang menjadi pilot project gerakan tersebut.

Hasil penjualan minyak jelantah yang terkumpul ditargetkan dapat disalurkan untuk kegiatan sosial secara rutin setiap bulan.

Sementara KUSALAM dilaksanakan secara rutin setiap Senin dan Jumat. Dana yang terkumpul kemudian dialokasikan setiap pekan untuk memenuhi kebutuhan dasar sedikitnya empat keluarga kurang mampu, lansia dan balita yang mengalami malnutrisi di wilayah Kecamatan Medan Denai.

Selain memberikan apresiasi terhadap dua inovasi sosial tersebut, kehadiran Rico Waas dalam pengajian akbar juga dimanfaatkan untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, warga menyampaikan sejumlah keluhan dan masukan, termasuk mengenai kebutuhan pembenahan infrastruktur di wilayah Kecamatan Medan Denai.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan