Selain menyoroti sikap Camat, Baskami juga menyoroti Lurah PB Selayang I tidak merespon undangan resmi menghadiri kegiatan reses anggota dewan, dalam menjemput aspirasi warganya. Aspirasi rakyat harus dapat ditampung, bukan sekedar dianggap angin lalu.
“Kita menyundang resmi, karena kita ingin pemerintah langsung mendengar dan merespon untuk disalurkan kepada Pemko Medan. Kalau tidak bisa merespon menunjukkan Pemerintah kurang peduli dengan laporan warga. Saya juga minta Walikota mengevaluasi Lurah PB Selayang I. Kalau perlu copot,” tandas Baskami.
Pada kegiatan reses, warga Medan Selayang minta Baskami Ginting memperjuangkam jalan tembus ke Jalan Djamin Ginting khususnya dari wilayah Jalan Pembangunan sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas. Warga juga meminta agar Baskami Ginting memperjuangkan tanah wakaf pekuburan sehingga warga tidak hanya bertumpu pada pekuburan di dekat Pasar Sore. (cut)












