Di kesempatan itu, Paul Mai Anton Simanjuntak (PDI-P) juga menyatakan, setiap pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah, pasti ada kendala di lapangan. “Mungkin saat ini terjadi masalah yang dialami masyarakat. Tapi kedepannya, pembangunan tersebut akan bermanfaat bagi warga kota Medan juga,” tandasnya.
Edwin Sugesti (PAN) kembali menimpali, bahwa pengerjaan drainase yang dilakukan saat ini merupakan program dari Pemko Medan. “Seharusnya untuk pengerjaan itu, Pemko Medan mencari kontraktor yang profesional dalam mengerjakannya. Sehingga tidak menimbulkan masalah yang merugikan masyarakat,” harapnya.
Politisi senior Partai Demokrat, Burhanuddin Sitepu juga mengusulkan agar pemerintah kota Medan terlebih dahulu mensosialisasikan rencana pengerjaan drainase itu.
“Agar masyarakat mengetahui, apabila terjadi kerusakan bangunan milik mereka, dampak dari pengerjaan drainase, akan mendapat ganti rugi. Dan dipastikan, penggantian bangunan rusak itu, tertampung dalam anggaran pengerjaan drainase tersebut. Saya berharap, segala keluhan masyarakat terkait perbaikan rumahnya, dapat diakomodir secepatnya,” pintanya.












