Berita UtamaEkonomiOpini

KPPU Kantor Wilayah I Saat Sidak di Pasar Petisah dan MMTC Temukan Kebutuhan Pokok Naik

64
×

KPPU Kantor Wilayah I Saat Sidak di Pasar Petisah dan MMTC Temukan Kebutuhan Pokok Naik

Sebarkan artikel ini
Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah I Bersama Disperindag, Dinas Pertanian, Bulog, Bank Indonesia saat melaksanakan peninjauan lapangan dan monitoring harga di dua Pasar Tradisional Petisah dan MMTC, Minggu (19/05/2024). (pelitaharian.id/Aris HST Sinurat).
Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah I Bersama Disperindag, Dinas Pertanian, Bulog, Bank Indonesia saat melaksanakan peninjauan lapangan dan monitoring harga di dua Pasar Tradisional Petisah dan MMTC, Minggu (19/05/2024). (pelitaharian.id/Aris HST Sinurat).

Bencana Sumbar ada pengaruh

Sujatmiko membenarkan adanya kejadian bencana alam yang terjadi di Sumatera Barat berdampak juga ke Sumatera Utara terutama untuk komoditi bawang dan cabe merah, meskipun untuk daerah penyuplai seperti Karo dan beberapa kabupaten memiliki lahan pertanian dan perkebunan bisa mengatasi ini termasuk pengiriman dari Brebes.

Disebutkan monitoring harga terus dilakukan dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) TPID dan membahas semuanya dari hilir ke hulu.

Pasar Murah

Dalam pengendalian harga maka digelarlah Pasar Murah, ini pasti mempengaruhi dan penurunan harga.

“Dengan adanya pengendalian harga melalui gerakan pangan dan pasar murah di Sumut maka semua komoditi dalam setiap penjualannya sesuai dengan ketentuan berlaku, ujarnya.

Hal ini telah terbukti dengan adanya pasar murah dalam jangka waktu tertentu dapat menstabilkan harga.

Sepi Pembeli

Dalam pantauan wartawan, baik di Pasar Tradisional Petisah dan Pasar Raya MMTC, para pedagang mengeluhkan sepinya pedagang.

Semenjak seusai lebaran, kenaikan harga terus saja terjadi dalam belakangan ini.

“Kalau di jual kan tidak mungkin jualnya dengan harga modal. Jadi mengeluhkan. Kalau dapat harga itu diturunkan lagi dari harga sekarang ini,”ucap Nur Pedagang Pasar Petisah dan Romlah pedagang Pasar Raya MMTC.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *